Mencela Makanan Saja Tidak Boleh, Apalagi Menginjak

8 Dec 2016

“Ih makanannya ngga enak, huekk,” begitu yang biasanya dikatakan anak-anak jika tidak suka dengan makanan tertentu yang sedang dimakannya. Ya anak-anak memang sering mengatakan apa saja yang ada di benak mereka, tanpa paham betul baikkah itu diucapkan atau tidak.
 
“Jangan mencela makanan, kalau tidak suka, tidak usah dimakan” begitu yang sering saya nasihatkan pada anak-anak. 
 
Saya ingat betul dalam sebuah hadist disebutkan, Rasululloh jika menyukai makanan yang dihidangkan, maka akan beliau makan. Dan jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya, tanpa mencela sama sekali.
 
Dan kali ini lagi heboh soal roti. Kalau kemarin heboh soal pernyataan sebuah brand roti dan aksi boikot dari sebagian orang yang katanya ngga mau makan lagi roti tersebut, sekarang heboh foto orang menginjak roti tersebut dalam keadaan utuh. Ga perlu saya upload potonya di sini. Saya ngga tega. Dari dulu saya ngga suka posting poto yang ngga sedap dipandang. Misal cerita WC yang kotor di blog, saya ngga mau upload potonya. Kalaupun ada di smartphone saya, itu emang sengaja saya simpan, jikalau ada yang menganggap tulisan saya hoax, saya punya buktinya.
 
Ya saya sangat tidak suka dengan aksi menginjak roti tersebut. Congkak sekali, makanan yang seharusnya dimakan, kok malah diletakkan di bawah kaki. Jangankan diinjak, dilangkahi saja menurut saya tidak sopan.
 
Perihal foto roti yang diinjak, menjadi lebih kompleks dengan ada caption seperti ini
 
 
Dan ratusan orang men-share foto dengan caption ini… ratusan orang komen dengan nada sinis..
 
Foto menginjak roti dikaitkan dengan orang yang memboikot produk ini.
 
Saya bukan membela. Bisa jadi memang iya, yang menginjak, kemudian mengunggah dan menyebarkan poto ini adalah oknum yang menyatakan memboikot produk roti ini. Tapi belum tentu juga benar. Saya mencoba telusuri dari mana foto ini berasal. Ketika saya menemukan orang yang saya anggap mungkin pertama kali posting, saya coba komen, sumber foto berasal dari mana ya? (karena saya melihat orang itu mengunggah langsung foto tersebut, jadi bukan share dari akun seseorang, dan tidak menyertakan sumbernya).
 
Jawab dia…
 
Nah, di sini saya menyimpulkan banyak kemungkinan dari foto ini
 
1. Seperti yang saya sebutkan tadi, adegan foto ini memang sengaja dilakukan oleh orang yang memboikot produk roti. Saking jengkelnya dia sampai melakukan hal ekstrim seperti ini, yang sebenarnya tidak dibenarkan dalam ajaran agama Islam. Orang seperti ini harus dibina, dinasihati, diajari bagaimana cara yang santun untuk mengungkapkan protes.
 
2. Bukan orang yang memboikot. Bisa jadi dia sama sekali ngga peduli dengan pro maupun kontra perihal boikot produk roti, yang dia inginkan hanya bikin rame dan rusuh. Kita ribut, mereka bertepuk tangan. Mission completed.
 
Dan masihh banyak praduga-praduga lainnya..
 
Jadi jangan cepat menyimpulkan ya temans. Jangan biarkan momen ini dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab yang senang melihat huru-hara terutama di socmed. Saya sesungguhnya sangat berharap pihak yang berwenang bisa menyelidiki kasus ini. Buni Ynai saja bisa diadili kan karena kalimatnya yang dianggap memprovokasi. Foto seperti ini juga bisa seharusnya. Daripada kita ribut terus di socmed, lelah cyiiin. Belum reda permasalahan yang satu, muncul permasalahan lain yang bikin ribut.
 
Be wise guys, dan berhati-hatilah jangan mau diadu domba 


TAGS rot diinjak boikot sari roti


-

Author

Follow Me