61b617fa02fdcee133259de28cc2e850_ultahSeharusnya saya posting ini tanggal 21 Agustus kemarin di hari ulangtahun blog saya yang pertama. Tapi karena satu dan lain hal, yang kesatu masih asik dengan aktivitas mudik dan lain halnya adalah beberapa kali mau posting, blog saya ngga bisa dibuka, ya sudah baru bisa posting hari ini. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan?

Sebenarnya saya ngeblog udah lebih dari setahun yang lalu. Blog pertama saya menggunakan platform yang berbeda, tapi baru setelah mengenal BLOGdetik saya bertekad serius menjadi blogger. Tanya kenapa? Seperti yang udah pernah saya ceritain sebelumnya, banyak hal yang membuat saya termotivasi dengan ngeblog di BLOGdetik.

Yang namanya ultah, biasanya sih dapet kado ya… *ayoo siapa yang mau ngasih dengan senang hati akan saya terima. Tapi yang biasanya dilakukan para blogger justru terbalik. Ultah adalah saatnya bagi-bagi hadiah.

Cuman…. Karena ultah blog saya ituh bertepatan dengan saat-saat mudik, yang saya perkirakan akan jarang yang online apalagi nulis blog, akhirnya saya putuskan TIDAK ADA GIVEAWAY *beh kejam. Sebagai gantinya saya mau kasih tips aja deh untuk para blogger pemula, skalian pengen mengenang bagaimana saya melewati saat-saat sulit pertama menjadi blogger dulu.

Hmm, tapi tunggu dulu saya nulis ini bukan berarti saya udah merasa jadi blogger professional ya, yang blognya udah terkenal seantero jagad raya. Yah paling tidak ada progress lah dari pertama ngeblog dulu sampai sekarang blog ini sudah berusia setahun lebih.

Enaknya bikin blog dimana ya? Atau… pake domain sendiri sekalian?

Pertanyaan ini seringkali muncul ketika seseorang mau memulai kariernya sebagai blogger.

Kalo kamu selebritis yang banyak penggemarnya, follower twitter nya udah jutaan, menggunakan domain sendiri bisa menjadi pilihan yang tepat.

Memiliki alamat domain sendiri emang terkesan keren, tapi kalo kita termasuk orang yang minim popularitas (baca: bukan artis terkenal) ini menjadi kurang efektif, disamping karena bayar, kita juga harus berjuang mempromosikan tulisan kita seorang diri.

Saya sih memilih blog yang gratisan dan diantara sekian banyak yang meyediakan blog gratisan saya memlih BLOGdetik.

Enaknya di BLOGdetik, tulisan kita (jika terpilih oleh admin) berkesempatan nampang di page one website nya, dengan menempati kolom headline. Nah kalo udah jadi headline, akan dibantu promo lagi melalui twitternya BLOGdetik dan detik.com.

Bingung mau nulis apa di blog

Sebenarnya sih yang namanya ide itu ada dimana-mana. Tapi kalo emang kita belum peka terhadap keberadaan ide itu sehingga bingung mau nulis apaan, coba deh blogwalking. Dengan membaca blog orang lain bisa jadi kita kemudian ternspirasi. “Eh ternyata perjalanan mudik bisa juga ya dijadikan cerita yang seru di blog!”

Udah ada ide, tapi gimana cara menuliskannya ya…

Penulis pemula (termasuk saya) suka bingung bagaimana menuangkan ide menjadi tulisan. Apalagi ada yang bilang kalo kita harus menjadi diri sendiri saat menulis, jangan meniru gaya penulisan orang lain. Bener sih, tapi kalo kita sendiri belum menemukan jati diri gimana?

Menurut saya sah-sah aja, kita meniru gaya penulis yang kita idolakan. Asal jangan plagiat isi tulisannya ya. Namanya juga belajar. Proses penemuan jati diri itu nggak sak dek sak nyek alias langsung jadi. Lama kelamaan kalo udah terbiasa nulis saya yakin kita akan punya gaya penulisan sendiri yang meskipun mungkin serupa dengan penulis idola kita tapi tetep ada bedanya.

Beritahu dunia kalo kamu buat tulisan baru

Setelah posting tulisan jangan lantas pasrah begitu aja, ada yang baca sukur, ngga ada apa boleh buat. Share postinganmu lewat twitter atau facebook. Lebih baik lagi kalo kita tergabung dalam grup blogger di FB (misal forum d’blogger, warung blogger, kumpulan emak-emak blogger, dll), bisa numpang promosi tulisan di sana.

Di BLOGdetik, seperti yang saya sebutkan tadi, tulisan kita berkesempatan nampang di page one website nya. Selain kolom headline, masih ada kolom top posting, paling disukai, terbanyak dikomentari, hot blog, tips n trick, atau tentang blogdetik.

Sebagai penulis pemula, dimana belum banyak yang mengenal blog kita, ada baiknya mempelajari bagaimana caranya agar tulisan kita bisa menempati posisi strategis itu sehingga lebih memungkinkan banyak yang baca.

Tidak ada komen = tidak ada yang baca?

Ada yang menganggap komen merupakan suatu tolak ukur seberapa banyak orang yang baca atau suka dengan tulisan kita. Sebenarnya ngga sepenuhnya bener sih. Ada juga orang yang memilih menjadi silent reader. Hanya baca saja, meskipun suka, tetep ngga mau komen. Nah, kalo mau tahu seberapa banyak orang yang sudah mengunjungi blog kita, daftarin aja ke histats.com.

Blogwalking itu penting

Blogwalking menurut saya banyak manfaatnya. Selain bisa mendatangkan inspirasi dalam menulis, mendapatkan informasi dan teman baru, juga sebagai alternatif hiburan yang berbeda.

Jangan lupa tinggalkan komentar yang tulus setelah membaca artikel sebuah blog. Bukan sekedar kata-kata “artikel yang menarik” atau “kunjungi juga lapak saya blablabla…”. Komentar semacam itu bisa dianggap spam oleh si pemilik blog.

Dengan memberikan komentar yang tulus, tidak menutup kemungkinan si pemilik blog akan balik berkunjung ke blog kita dan ikut meninggalkan jejak di sana. Berawal dari saling komen bisa juga berlanjut menjadi persahabatan yang indah di dunia nyata.

Itulah sedikit tips ngeblog penulis pemula dari blog saya yang baru berusia setahun lebih dikit inih. Kalo diibaratkan manusia, usia setahun masih berada dalam proses berjalan yang tertatih-tatih (thifa baru bisa jalan sempurna setelah 14 bulan :) ). Mudah-mudahan dengan bertambahnya usia, bertambah juga kualitas isi tulisan di blog ini dan bisa mendatangkan manfaat bagi para pembacanya. Amiin….


5 teman anda menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?